TB Lebih Berbahaya dari HIV-AIDS

 

susibudiani – Garut (Sabtu, 24/5)

Masih banyaknya masyarakat belum memahami bahaya penularan TB (Tuberculosis) sehingga banyak penderita tak tuntas berobat.

Belum disadari mudahnya penularan kuman MycobacteriumTuberculosis, melalui udara menyerang siapa saja, dikatakan TB lebih bahaya dari HIV-AIDS.

“Hari TB sedunia biasa diperingati setiap 24 Maret, namun kali ini Community TB Care ‘Aisyiyah Garut melaksanakannya pada 18 Mei kemarin di Lapangan Makorem 062 Tarumanagara,” ungkap Hj Ai Rustini, S.Ag Kepala SSR ‘Aisyiyah Garut.

Dihadiri banyak kalangan, keluarga besar Muhammadiyah -Aisyiyah, pelajar SD hingga SMA, Mahasiswa, aparat pemerintah serta masyarakat umum.

Bulan kampanye TB 24 Maret-24 Mei diawali serangkaian kegiatan sosialisasi pencegahan penularan TB antara lain melalui pameran foto kegiatan.

Pada 23 Maret di Pondok Pesantren Darul Arqam ketika pengajian Pembinaan Muhammadiyah diselenggarakan Lazismu (Lembaga Amal Zakat Infak Sodakoh Muhammadiyah),” kata Kordinator Pelaksana Program dr Sakinah Ginna R.

Sedangkan pada Sabtu dan Ahad, 10-11 Mei 2014 lalu diadakan aneka perlombaan bertemakan TB bagi siswa SD-SMA dan mahasiswa, pemenangnya dikumumkan kemarin, tambah Ginna.

Kata dia, melalui lomba ini diharapkan para pelajar mengerti bahaya penularan Tuberculosis minimal untuk pencegahan bagi dirinya dan di lingkungan sekolahnya, selain mampu menginformasikan kepada teman-temannya.

Bagi siswa SD kelas 1 dan 2 lomba mewarnai, kelas 3-6 lomba ular tangga, sementara lomba mendongeng tentang TB untuk siswa SMP,” beber Kordinator Lomba Ukar Abdul Idris.

Sementara siswa tingkat SMA dan Mahasiswa mengikuti lomba membuat poster, Penyuluhan dan Jingle TB , sehingga didapatkan penyuluh-penyuluh muda serta lebih tersosialisasikan informasi seputar TB, katanya.

Acara digelar terbuka bagi umum seperti jalan sehat diikuti tak kurang seribu orang, start dari Makorem lalu ke Jl Karacak, Ciledug, Sukadana dan finish di Makorem.

Dilanjutkan senam bersama selama 30 menit sambil menunggu diumumkannya para pemenang lomba, ada juga peserta menyerbu Bazzar digelar Kajlis Ekonomi ‘Aisyiyah Garut, diikuti peserta dari tiap Cabang ‘Aisyiyah serta pengusaha.

“Ada juga pelayanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan, periksa tensi darah, kolesterol, asam urat dan gula darah, bersamaan pengumpulan sumbangan dana dikelola Lazismu (Lembaga Amal Zakat Infak dan Sodakoh Muhammadiyah),” imbuh Ginna .

Selain itu aksi sosial donor darah oleh UDD PMI Kab. Garut, sambil ditampilkannya peserta lomba Jingle TB, pengundia Door Prize jalan sehat dan langsung pengumuman pemenang, katanya lagi.

“Sosialisasi TB melalui musik diharapkan dapat lebih dikenal kaula muda penikmat musik dengan syair mengajak kepedulian terhadap penderita TB serta mengajak berobat hingga tuntas dan sembuh,” tambah Dian Ramdhan Kordinator Lomba Jingle TB.

Pemenang pertama diraih peserta bernama grup Aiostream dari AMIK Garut, mudah- mudahan bisa direkam dijadikan jingle TB nasional, lanjutnya.

“Sosialisasi Program Penanggulangan TB diharapkan lebih gencar lagi melalui perhelatan Peringatan Hari TB Sedunia di Garut ini, dengan demikian bisa meminimalisir pasien gagal berobat, mampu memutus mata rantai penularannya, ” kata Tatang, M.Kes Kepala Bidang Pengendalian P2PL Dikes Garut.

Community TB Care ‘Aisyiyah sudah sangat membantu menjaring suspek TB serta merujuk ke PKM ditunjuk agar mendapat pelayanan kesehatan memadai, tambahnya. **** (SB)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s