Mengapa Do’a Tak Dikabulkan Allah ?

Drs H Shoimun, ketika mengisi acara Pengajian Pembinaan Bulanan Muhammadiyah - 'Aisyiyah Panawuan di Kp Margarahayu Kel. Sukajaya Tarogong Kidul Garut. (Foto:SB)

Drs H Shoimun (duduk tengah), ketika mengisi acara Pengajian Pembinaan Bulanan Muhammadiyah – ‘Aisyiyah Panawuan di Kp Margarahayu Kel. Sukajaya Tarogong Kidul Garut. (Foto:SB)

usibudiani – (Garut, Ahad 20/10)

Ketika seorang ummat meratap, memohon, meminta do’a-do’anya dikabulkan Allah, namun keadaannya tetap tak ada perubahan, tak ada peningkatan masih seperti dulu sepuluh tahun lalu.

Ada apa gerangan yang menyebabkan do’a-do’anya tak dikabul, bahkan hingga bersujud di Multazam ketika menunaikan ibadah haji sekalipun tak mampu merubah keadaan.

“Padahal Allah dekat dengan kita, Allah tidak bohong (Al Baqoroh:185),” demikian dikatakan Drs H. Shoimun di Kp Margarahayu Kelurahan Sukajaya Tarogong Kidul Garut, Ahad (20/10).

Lebih 200 jemaah haji Indonesia berdo’a di Mekah agar negara ini menjadi lebih baik, lebih maju namun ternyata koruptor makin menjadi-jadi, hukum semakin sulit ditegakkan, tambahnya pada perhelatan Pengajian Pembinaan Bulanan Muhammadiyah-‘Aisyiyah Cabang Panawuan itu.

Pengajian sekaligus syukuran ini diminati lebih 200 hadirin dari berbagai pelosok daerah. (Foto:SB)

Pengajian sekaligus syukuran ini diminati lebih 200 hadirin dari berbagai pelosok daerah. (Foto:SB)

Korupsi tak hanya berupa uang yang dicuri, bisa juga berupa korupsi waktu, contoh seorang pegawai sebuah lembaga, yang harusnya datang ke kantor jam 08.00 ternyata baru bekerja jam 09.00 karena kesiangan.

“Dia sudah mencuri waktu satu jam, jika diumpamakan digaji Rp 10 ribu/jam, mendapat Rp 2 juta sebulan, maka gaji sebulan menjadi haram karena disatukan dengan uang hasil korupsi waktu yang Rp 10 ribu,” tegas pengisi acara Pengajian Pagi RRI Bandung itu.

Antara lain dihadiri warga Malangbong, Cilawu, Wanaraja hingga Kadungora yang setia mendengarkan ceramahnya di radio RRI Bandung setiap pagi Pukul 05.00-06.00 WIB. (Foto:SB)

Antara lain dihadiri warga Malangbong, Cilawu, Wanaraja hingga Kadungora yang setia mendengarkan ceramahnya di radio RRI Bandung setiap pagi Pukul 05.00-06.00 WIB. (Foto:SB)

Kata dia, jika do’a kita ingin dikabul maka harus menyingkirkan dulu hal-hal yang menghalangi komunikasi kita dengan Allah.

Biarpun berdo’a setiap waktu, tak akan dikabul ketika seseorang masih melakukan perkara haram, Nabi tak menyukai dan Allah membenci perkara itu.

Pertama, hati kita harus meyakini dan mengakui dengan benar bahwa Allah Maha Pencipta bumi ini dengan segala isinya, Allah Maha Pengatur segalanya.

Kedua, jangan terjadi krisis tauhid, seperti sekarang ini banyak orang berakidah sudah jauh dari ajaran agama Allah, banyak yang musyrik dan menjalankan ibadah tidak dicontohkan Nabi dan Rasul, tambah Shoimun.

Ketika berqurbanpun masih ada perilaku menyimpang aqidah, ketika panitia membawa sekarung daging qurban sementara warga kebagian sekantong plastik, candanya.

Bahkan para nabipun tak sanggup mendo’akan ummat yang tauhidnya lemah, termasuk Ibrahim as merasa tak bisa, hanya Muhammad yang langsung bersujud bersimpuh di hadapan Allah.

Memohon do’a untuk ummatnya agar menjadi baik, taat pada Nabi dan Rasulnya, memahami ajaran Al Quran serta melaksanakan perintah agama Islam.

Tak ketinggalan fans berat H Shoimun datang dari Majalaya. (Foto:SB)

Tak ketinggalan fans berat H Shoimun datang dari Majalaya. (Foto:SB)

Dia tambahkan, perbanyaklah bersilaturahim dengan sesama tanpa memilih status sosial, pendidikan dan jabatan, karena dengan bersilaturahim merupakan jalan masuk syurga.

Jangan heran jika banyak do’a tak dikabulkan karena perilaku manusia sudah banyak keluar dari ajaran agama, padahal tidak susah jalan menuju syurga itu.

Ikutilah contoh Nabi dan Rasul dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, ungkap Shoimun pada rangkaian acara di rumah bapak Dudung Bunjamin tersebut.

Seorang warga Pameungpeuk (duduk sebelah kiri H Shoimun) jauh-jauh datang hendak bertemu penceramah idolanya. (Foto:SB)

Seorang warga Pameungpeuk (duduk sebelah kiri H Shoimun) jauh-jauh datang hendak bertemu penceramah idolanya. (Foto:SB)

“Acara pengajian ini sekaligus syukuran pernikahan puteri saya diadakan ahad lalu, semoga do’a hadirin semua dikabul Allah SWT, kata guru SDN Sukajaya III itu.     ***** (SB)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s