Kaum Hawa Tak Harus di Dapur Saja

Meutia Ulfa, MSc. (Foto:Ist)

Meutia Umar, MSc. (Foto:Ist)

susibudiani – (Garut, Senin 10/6)

Bagaimanapun sibuknya kaum hawa mengurusi rumah tangganya, namun mesti mampu membagi waktu beraktifitas di luar rumah setelah urusannya selesai.

Perempuan tak hanya sibuk mengurusi dapurnya, luangkan sedikit waktu bersosialisasi, menuntut ilmu bermanfaat, serta aktif dalam kegiatan ekonomi,” demikian disampaikan Dra Meutia Umar, MSc Ketua Umum Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jabar.

Kata dia, perempuan mesti pandai mengelola waktu agar dapat beraktifitas positif, bermanfaat bagi masyarakat.

Suasana Musypimda dan Milad ke 99 Aisyiyah, 9 Juni 2013. (Foto:PDA)

Suasana Musypimda dan Milad ke 99 Aisyiyah, 9 Juni 2013. (Foto:PDA)

Seperti di ‘Aisyiyah yang memiliki banyak lembaga pelayanan masyarakat, melalui majlis-majlis membantu pimpinan menjalankan program, antara lain dikatakan pada Musypimda ‘Aisyiyah Garut serta peringatan milad ke 99 ‘Aisyiyah kemarin.

Bertema ‘Aisyiyah jelang satu abad : Gerakan Praksis Sosial Al-Ma’un untuk Kemajuan Bangsa, Meutia ungkapkan bukan programnya harus banyak namun program dibuat mesti berkualitas meskipun sedikit.

Suasana Musypimda 'Aisyiyah Garut, Ahad 9 Juni 2013. (Foto:Ist)

Suasana Musypimda ‘Aisyiyah Garut, Ahad 9 Juni 2013. (Foto:Ist)

Dalam setiap langkah, ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah jangan sendiri-sendiri, harus seiring sejalan agar segala program tercapai.

Ibarat seekor kuda, lanjut dia, ketika seorang diri bekerja mampu menarik beban dua ton, sedangkan dikala berdua mampu menarik hingga puluhan ton, menurut hasil sebuah penelitian ilmiah.

’Aisyiyah mengelola banyak amal usaha, maka sebagai pengelola harus terus belajar , misalnya kepala sekolah TK, PAUD maupun KOBER mesti terus kreatif dan inovatif, selain wajib laksanakan perintah majlis pendidikan, maka akan menjadi sekolah unggul,” bebernya.

Para pimpinan inti dalam organisasi mampu menjalankan program dengan baik, termasuk ketua majlis-majlis harus bangga menjadi pembantu pimpinan.

Kelola administrasi secara rapi, tertib dan benar merupakan ciri organisasi berkualitas. Ashabul Jannah merupakan orang bekerja keras serta beramar ma’ruf nahi munkar.

Foto :PDA

Foto :PDA

Memasuki abad kedua, utamakan penguatan amal usaha sudah ada, bukan mendirikan yang baru, tingkatkan manfaat dan hasilnya, ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah bersama-sama bersatu padu melngkah lebih maju,” kata dia menirukan Ketua PWM Jatim, Prof Thohirun.

******(SB).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s